Featured Post

Danau Kelimutu dan Pesona 3 Warna Air yang Dilihat dari Langit

Keindahan Danau Kelimutu membuat banyak orang ingin ke sana. Tapi memang tidak mudah mencapai puncak gunung Kelimutu untuk menatap keind...

Thursday, March 20, 2014

Pembagian Ruangan Sa'o Ria (Mengenal Adat Moni Koanara) (7/11)

(Mengenal Adat Moni Koanara-Ende)

Pembagian ruangan Sa’o Ria
Secara vertikal, Sa’o Ria dapat dibagikan ke dalam tiga ruang utama, yaitu Lewu (Kolong), One (Ruang Tengah), dan Padha (Loteng). Lewu adalah ruang untuk hewan peliharaan seperti anjing, ayam dan babi. One adalah ruang untuk menyimpan barang-barang upacara adat.
Pada bagian tengah dapat dibedakan lagi beberapa ruangan, sebagai berikut :
Pada bagian luar terdapat bale–bale, yang masih di bawah atap. Bale-bale ini dibagi lagi menjadi dua bagian, yaitu yang dekat tanah (bagian terdepan) yang dinamakan Magha Lo’o atau Tenda Lo’o atau bale-bale kecil. Magha Lo’o dibagi berimbang oleh Tangi Jawa yaitu tangga pertama dari tanah. Di bawah Tangi Jawa terdapat sebuah batu datar yang dinamakan Watu Lata Ha’i, sebagai tempat membersihkan kaki agar orang memasuki rumah dengan kaki bersih. Tenda Lo’o merupakan tempat beristirahat bagi laki-laki dan para tamu sebelum memasuki ruangan dalam. Dari tempat ini pula, ibu-ibu biasa mengawasi anak-anak yang tengah bermain, sambil memberi makanan ayam dan babi peliharaan mereka.
Di masa lampau, Tenda Lo’o merupakan tempat khusus bagi Fai Walu Ana Kalo, yakni kelompok kelas bawah yang tinggal di Sa’o Ria.
Dari Tenda Lo’o meningkat ke Tenda Ria atau Magha Ria, yakni bale-bale besar yang memanjang sepanjang tampak depan Sa’o Ria. Tenda Ria ini lebih lebar dari pada Tenda Lo’o, yang berfungsi sebagai tempat menerima dan menjamu tamu-tamu.
Di tengah-tengah Tenda Ria terdapat Lata, yakni tangga masuk ke Pene Ria (pintu besar), yang berada di pertengahan tampak depan Sa’o Ria. Disebelah menyebelah Pene Ria, terdapat Mbedhi (senapan) dan relief Nipa (ular). Keduanya merupakan simbol pengaman Sa’o Ria.
Dari Pene Ria, kita memasuki Loro (lorong) menuju One (ruangan tengah). Disamping kiri dan kanan Loro terdapat dua kamar, yang dinamakan Magha Gania (kamar depan) yang berfungsi sebagai tempat tidur pemuda dan tamu laki-laki. Setelah dua Magha Gania itu, terdapat dua buah Waja, yaitu tempat perapian. Di tengah-tengahnya terdapat Watu Laka, yaitu batu tungku tempat meletakan periuk saat memasak. Tepat di atas Waja terdapat Kae, yakni tenda tempat menyimpan periuk dan alat memasak lainnya, khusunya Podo Ria (Periuk besar), yang hanya digunakan pada waktu pesta-pesta adat. Disamping Kae, terdapat Noki, yaitu gudang kayu api.
Di tengah-tengah Sa’o Ria terbentanglah One, yakni ruang utama Sa’o Ria. Ruangan ini agak gelap karena dibalik dinding kiri-kanan dan belakang terdapat kamar-kamar. Kamar-kamar samping ini dinamakan Rimba atau kamar untuk anak-anak gadis. Kamar-kamar belakang dinamakan Magha Longgo, yaitu kamar bagi Ata Laki Pu’u dengan isteri-isterinya.
One terbuka hingga ke Isi (Bubungan). Ia merupakan rahim Sa’o Ria. Pada sudut kanan belakangnya terdapat sebuah ruang suci yang dianamakan Wisu Lulu. Pada Wisu Lulu ini diletakan barang-barang pusaka (keramat) antara lain sejumlah Watu Pore (batu perjanjian antara nenek moyang dengan suku-suku lain mengenai batas-batas tanah Moni). Juga terdapat Watu Pa’a, yakni batu untuk menaruh persembahan bagi roh-roh nenek moyang. Selain itu, juga terdapat Roe Kiwi (piring pusaka), Sau (parang), Sue (gading), dan Sundu (Kelewang).
Benda-benda keramat tersebut selain memiliki makna historis, juga merupakan tanda kehadiran immanen roh nenek moyang. Pada Wisu Lulu ini, mereka secara tetap mempersembahkan sesajen kepada roh nenek moyang dan Du’a Ngga’e (Tuhan).
Pada batas atas dinding kiri kanan dan belakang One, melintang Lena. Lena merupakan rak tempat menyimpan hasil panen, yang diletakan pada piring makan yang terbuat dari tanah liat, beserta alat lainnya.

One adalah ruang umum seluruh keluarga (sebagai ruang keluarga). Di sinilah segenap anggota keluarga  bebas bersosialisasi/ bersenda gurau. Orang luar tidak diperkenankan secara bebas mamasuki One ini, selain anggota keluarga sendiri.
Baca Juga :

Booking.com